{"id":3107,"date":"2022-04-21T14:49:30","date_gmt":"2022-04-21T06:49:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hginstrument.com\/?p=3107"},"modified":"2022-04-21T14:49:30","modified_gmt":"2022-04-21T06:49:30","slug":"analysis-for-common-faults-of-ultrasonic-flow-meter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/analysis-for-common-faults-of-ultrasonic-flow-meter\/","title":{"rendered":"Analisis untuk kesalahan umum pengukur aliran ultrasonik"},"content":{"rendered":"
Fenomena kesalahan 1:<\/strong>\u00a0 Aliran sesaat pengukur aliran ultrasonik sangat berfluktuasi. 2. Fenomena patahan 2. Fenomena patahan<\/strong>\u00a0 Intensitas sinyal pengukur aliran ultrasonik tipe penjepit rendah. 3. Fenomena sesar 3. Fenomena sesar<\/strong>\u00a0 Setelah beberapa saat digunakan, intensitas sinyal pengukur aliran ultrasonik tipe penyisipan akan berkurang. 4. Fenomena patahan 4. Fenomena patahan<\/strong>\u00a0 Pengukur aliran ultrasonik tidak memiliki tampilan saat dihidupkan. Fenomena patahan 5:\u00a0<\/strong> Pengukur aliran ultrasonik tidak dapat digunakan di bawah gangguan medan yang kuat. Analisis untuk kesalahan umum pengukur aliran ultrasonik<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2768,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2130],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3107"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3107"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3107\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hginstrument.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\nPenyebab kesalahan: Intensitas sinyal sangat berfluktuasi, dan cairan yang diukur sangat berfluktuasi.
\nPenanganan kesalahan: Pilih kembali posisi pemasangan pengukur aliran Ultrasonik untuk memastikan panjang pipa lurus hulu \u226510D dan panjang pipa lurus hilir \u22655D. Sesuaikan posisi probe untuk meningkatkan kekuatan sinyal.<\/p>\n
\nPenyebab kesalahan: Diameter pipa terlalu besar atau deposit kerak pipa serius.
\nPenanganan kesalahan: Gunakan probe tipe penyisipan, tampilan aliran normal.<\/p>\n
\nPenyebab kesalahan: Probe mungkin memiliki deposit offset atau penskalaan.
\nPenanganan kesalahan: Sesuaikan posisi probe dan bersihkan permukaan yang memancarkan probe.<\/p>\n
\nPenyebab kesalahan: Atribut daya tidak sesuai dengan rating meter atau sekring terbakar.
\nPenanganan kesalahan: Periksa apakah atribut catu daya sesuai dengan peringkat meteran, dan ganti sekring jika terbakar.<\/p>\n
\nPenyebab kesalahan: Catu daya berfluktuasi secara luas atau ada konverter frekuensi di dekatnya, atau pengardean tidak baik.
\nPenanganan kesalahan: Berikan catu daya yang stabil ke instrumen, pasang instrumen pada posisi yang jauh dari gangguan magnet yang kuat seperti konverter frekuensi, dan atur kabel arde sesuai standar. Kabel sinyal ultrasonik harus berupa kabel berpelindung, kabel daya harus diletakkan secara terpisah, dan trafo isolasi cincin magnetik harus dihubungkan ke ujung input daya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"